Optimasi Multikriteria

From Systems analysis Wiki
Jump to navigation Jump to search

Optimasi Multikriteria (juga pemrograman multikriteria, Ingg. multi-objective optimization, multi-criteria optimization) — adalah cabang optimasi matematis yang mempelajari masalah optimasi simultan berdasarkan dua atau lebih fungsi tujuan (kriteria) yang pada umumnya saling bertentangan satu sama lain[1][2]. Secara formal, masalah ini dituliskan sebagai minimisasi fungsi tujuan vektor pada himpunan solusi yang layak.

Definisi dan Terminologi

Masalah optimasi multikriteria dalam bentuk umum dituliskan sebagai berikut: minxS{f1(x),f2(x),,fk(x)} di mana Sn — himpunan solusi layak yang tidak kosong, dan fi:S — fungsi-fungsi tujuan (k2)[3]. Vektor f(x)=(f1(x),,fk(x)) disebut vektor tujuan.

Berbeda dengan optimasi skalar, dalam rumusan multikriteria biasanya tidak terdapat satu solusi tunggal yang memperbaiki nilai semua kriteria secara bersamaan. Oleh karena itu, konsep klasik optimalitas digeneralisasi menggunakan konsep optimalitas Pareto[4].

  • Solusi Pareto (solusi optimal Pareto atau solusi efisien): solusi layak xS yang tidak memiliki solusi lain xS sedemikian sehingga fi(x)fi(x) untuk semua i=1,,k, dan sekaligus fj(x)<fj(x) untuk setidaknya satu indeks j[3][4]. Dengan kata lain, suatu solusi dikatakan optimal Pareto jika tidak ada nilai kriteria yang dapat diperbaiki tanpa memperburuk setidaknya satu kriteria lainnya.
  • Front Pareto (atau himpunan Pareto): himpunan semua vektor tujuan yang berkorespondensi dengan solusi-solusi optimal Pareto.
  • Solusi lemah optimal Pareto: solusi xS yang tidak memiliki solusi lain xS sedemikian sehingga fi(x)<fi(x) untuk semua i.

Sifat-Sifat dan Teorema Utama

  • Teorema jumlah berbobot: Dalam masalah konveks (di mana semua fungsi fi(x) dan himpunan S konveks), setiap solusi optimal Pareto x merupakan solusi dari masalah skalar minimisasi jumlah berbobot kriteria minxSi=1kwifi(x) untuk suatu himpunan bobot non-negatif tertentu wi0. Namun, pada masalah non-konveks, metode ini mungkin tidak dapat menemukan sebagian bagian dari front Pareto[5][6].
  • Kondisi optimalitas Karush-Kuhn-Tucker (KKT): Kondisi optimalitas yang diperlukan untuk masalah halus digeneralisasi ke kasus multikriteria. Pada titik optimum Pareto, terdapat sekumpulan pengali (bobot) non-negatif yang tidak nol, di mana gradien fungsi tujuan dan kendala aktif saling bergantung secara linear[7].
  • Sifat-sifat himpunan solusi: Front Pareto memiliki sejumlah karakteristik kualitatif yang penting. Batasnya dibatasi oleh titik ideal (yang dibentuk dari minimum per elemen semua kriteria) dan titik nadir (dari maksimum per elemen pada front)[7].

Contoh-Contoh

  • Masalah linear: Minimalkan f1(x)=x1 dan f2(x)=x2 dengan kendala x1+x21, x1,x20. Di sini, perbaikan satu kriteria (misalnya, peningkatan x1) secara tak terelakkan menyebabkan perburukan kriteria lainnya (penurunan x2). Himpunan solusi optimal Pareto adalah segmen garis x1+x2=1.
  • Masalah non-konveks: Minimalkan f1(x)=x2 dan f2(x)=(x2)2 pada segmen [0,2]. Front Pareto bersifat non-konveks. Metode jumlah berbobot dengan bobot positif tidak akan mampu menemukan solusi di bagian dalam segmen tersebut (misalnya, pada titik x=1), karena kombinasi linear kriteria hanya akan mencapai minimum di titik-titik ekstrem x=0 atau x=2[8].

Konsep Terkait dan Penerapan

Optimasi multikriteria berkaitan erat dengan pengambilan keputusan multikriteria (MCDM), yang mempelajari pemilihan alternatif terbaik dengan mempertimbangkan preferensi pengambil keputusan. Metode utama transformasi masalah multikriteria menjadi skalar (skalarisasi) meliputi:

  • Metode jumlah berbobot.
  • Metode kendala ε: Satu kriteria dioptimalkan, sementara kriteria lainnya diubah menjadi kendala berbentuk fi(x)εi. Metode ini mampu menemukan solusi pada bagian non-konveks dari front[9].

Optimasi multikriteria memiliki penerapan yang luas dalam perancangan rekayasa, ekonomi (misalnya, optimasi portofolio), manajemen, dan ekologi.

Lihat Pula

  • Optimalitas Pareto
  • Optimasi vektor
  • Teori pengambilan keputusan
  • Sistem pendukung pengambilan keputusan
  • Riset operasi

Catatan

  1. "Многокритериальная оптимизация". Википедия. [1]
  2. Трифонов А. Г. Многокритериальная оптимизация. Matlab Exponenta. [2]
  3. 3.0 3.1 "Multi-objective optimization". Encyclopedia of Mathematics. [3]
  4. 4.0 4.1 Ehrgott, M. (2012). Vilfredo Pareto and Multi-objective Optimization. Documenta Mathematica, Extra Volume ISMP, 447–453. [4]
  5. Соболь И. М., Статников Р. Б. (2006). Выбор оптимальных параметров в задачах со многими критериями (2-е изд.). Дрофа.
  6. Marler, R. T., & Arora, J. S. (2010). The weighted sum method for multi-objective optimization: new insights. Structural and Multidisciplinary Optimization, 41(6), 853-862. [5]
  7. 7.0 7.1 Miettinen, K. (1998). Nonlinear Multiobjective Optimization. Kluwer Academic Publishers.
  8. Ehrgott, M. (2005). Multicriteria Optimization (2nd ed.). Springer-Verlag.
  9. Mavrotas, G. (2009). Effective implementation of the ε-constraint method in Multi-Objective Mathematical Programming problems. Applied Mathematics and Computation, 213(2), 455-465. [6]