Metode PERT

From Systems analysis Wiki
Jump to navigation Jump to search

PERT (bahasa Inggris: Program Evaluation and Review Technique, «teknik evaluasi dan tinjauan program») — metode perencanaan jaringan dan manajemen proyek untuk menganalisis urutan pekerjaan dan mengevaluasi jadwal probabilistik proyek pada kondisi durasi pekerjaan yang tidak pasti. Metode ini menggunakan estimasi tiga titik dan agregasi statistik, sehingga memungkinkan perhitungan waktu penyelesaian yang diharapkan dan probabilitas memenuhi tenggat waktu[1][2].

Sejarah

PERT dikembangkan pada tahun 1958 atas permintaan Angkatan Laut Amerika Serikat (program «Polaris») dengan partisipasi Booz Allen Hamilton dan Lockheed. Hampir bersamaan, perusahaan DuPont bersama Remington Rand mengusulkan metode jalur kritis (CPM) yang deterministik. PERT dengan cepat menyebar di industri dan sektor pemerintah sebagai sarana perencanaan penelitian dan pengembangan serta program rekayasa kompleks[2][3].

Konsep Dasar

Dalam model PERT digunakan peristiwa (tonggak pencapaian, tidak memiliki durasi) dan pekerjaan (memiliki durasi dan mengonsumsi sumber daya). Pekerjaan menghubungkan peristiwa-peristiwa dalam graf berarah; rangkaian pekerjaan membentuk jalur. Rangkaian dengan durasi yang diharapkan terpanjang — jalur kritis — menentukan durasi minimum proyek yang mungkin. Cadangan waktu (slack/float) — keterlambatan yang diizinkan untuk pekerjaan non-kritis tanpa menggeser tanggal akhir[2].

Diagram Jaringan PERT

Peristiwa digambarkan sebagai simpul, pekerjaan sebagai busur di antara simpul-simpul tersebut. Simpul awal tidak memiliki busur masuk, simpul akhir tidak memiliki busur keluar. Tanggal awal dan akhir paling awal/paling lambat dari pekerjaan dihitung melalui lintasan maju dan mundur pada graf; berdasarkan hal tersebut ditentukan cadangan waktu dan jalur kritis[3].

Estimasi Waktu dan Model Probabilistik

Ciri khas PERT adalah estimasi tiga titik untuk durasi setiap pekerjaan:

  • optimistis to — waktu minimum yang mungkin pada kondisi terbaik;
  • paling mungkin tm — durasi yang diharapkan pada kondisi normal;
  • pesimistis tp — waktu maksimum pada kondisi yang tidak menguntungkan[1].

Durasi yang diharapkan dari suatu pekerjaan (estimasi PERT klasik):

te = ( to + 4·tm + tp ) / 6[2].

Estimasi tiga titik yang disederhanakan (segitiga):

te = ( to + tm + tp ) / 3[2].

Varians durasi pekerjaan:

σ2 = ( ( tp − to ) / 6 )2[1].

Varians jadwal proyek berdasarkan jalur kritis sama dengan jumlah varians pekerjaan pada jalur tersebut; standar deviasi proyek:

σproj = √( Σ σi2 ).

Probabilitas penyelesaian pada tenggat waktu T yang ditetapkan diestimasi menggunakan pendekatan normal:

Z = ( T − μcrit ) / σproj, di mana μcrit — jumlah te sepanjang jalur kritis[2].

Penerapan

PERT terutama ditujukan untuk manajemen jadwal dalam kondisi ketidakpastian yang tinggi dan sering diterapkan dalam penelitian dan pengembangan, program pertahanan dan luar angkasa, proyek EPC kompleks, TI, dan logistik. Metodologi ini dijelaskan dalam panduan rekayasa sistem dan manajemen proyek (NASA SE Handbook, PMBOK Guide)[4][5].

Keunggulan

  • Representasi visual yang jelas tentang ketergantungan, urutan, dan paralelisme pekerjaan[3].
  • Identifikasi dan visualisasi jalur kritis; pemusatan perhatian manajemen pada hambatan[2].
  • Estimasi probabilistik jadwal dan profil risiko proyek; perhitungan probabilitas memenuhi tenggat waktu[1].
  • Kemampuan analisis awal cadangan waktu dan skenario percepatan (crashing/fast-tracking) bersama CPM[2].

Keterbatasan

  • Pada proyek besar, jaringan dapat mencakup ratusan hingga ribuan operasi dan memerlukan perangkat lunak khusus untuk visualisasi yang dapat dikelola[3].
  • PERT klasik tidak memperhitungkan keterbatasan sumber daya dan mengasumsikan independensi durasi pekerjaan; dalam kondisi nyata asumsi ini sering dilanggar[2].
  • Pendekatan normal dan pemilihan parameter distribusi dapat menyebabkan bias dalam estimasi durasi keseluruhan, terutama pada asimetri durasi yang nyata[1].

Hubungan dan Perbandingan dengan Pendekatan Lain

  • Metode jalur kritis (CPM) — durasi deterministik dengan penekanan pada analisis biaya/jadwal; PERT melengkapi CPM dengan estimasi ketidakpastian[2].
  • Diagram Gantt — visualisasi kalender jadwal; sering digunakan bersama PERT/CPM untuk pemantauan tanggal[3].
  • Perencanaan jaringan — kelompok metode umum yang mencakup PERT/CPM.

Lihat Juga

  • Metode jalur kritis (CPM)
  • Diagram Gantt
  • Perencanaan jaringan

Referensi

  • Malcolm, D. G. et al. (1959). Application of a Technique for Research and Development Program Evaluation. Operations Research. doi:10.1287/opre.7.5.646. [6]
  • NASA. Systems Engineering Handbook, NASA/SP‑2016‑6105 Rev2. [7]
  • PMI. A Guide to the Project Management Body of Knowledge (PMBOK® Guide). [8]
  • «Program Evaluation and Review Technique». Wikipedia (en). [9]
  • «PERT». Wikipedia (rusia). [10]

Catatan

  1. 1.0 1.1 1.2 1.3 1.4 Malcolm, D. G.; Roseboom, J. H.; Clark, C. E.; Fazar, W. (1959). «Application of a Technique for Research and Development Program Evaluation». Operations Research, 7(5), 646–669. doi:10.1287/opre.7.5.646. [1]
  2. 2.00 2.01 2.02 2.03 2.04 2.05 2.06 2.07 2.08 2.09 «Program Evaluation and Review Technique». Wikipedia (en). [2]
  3. 3.0 3.1 3.2 3.3 3.4 «PERT». Википедия (рус.). [3]
  4. NASA Systems Engineering Handbook, NASA/SP‑2016‑6105 Rev2. NASA. [4]
  5. A Guide to the Project Management Body of Knowledge (PMBOK® Guide). PMI. [5]