Keadaan Sistem
Keadaan sistem — adalah sekumpulan karakteristik yang menggambarkan konfigurasi sistem dan nilai parameter internalnya pada suatu momen waktu yang tetap.[1]
Karakteristik Umum
Keadaan sistem mencerminkan organisasi internalnya dan hubungan eksternalnya pada suatu momen waktu tertentu. Keadaan ini mencakup:
- nilai parameter internal sistem;
- konfigurasi struktur elemen;
- hubungan aktual antarelemen dan dengan lingkungan;
- fungsi dan proses yang dijalankan.
Keadaan sistem merupakan dasar untuk analisis fungsi, stabilitas, dan dinamika proses sistemik.[2] Keadaan ini menjadi titik tolak untuk pembangunan model dan prediksi perilaku sistem.
Hubungan dengan Sifat Dinamis
Sifat dinamis sistem tampak melalui perubahan keadaannya dari waktu ke waktu[3]. Keadaan dapat dipandang sebagai karakteristik sesaat dari sistem, analogis dengan irisan struktur dan sifat pada momen tertentu.
Perubahan keadaan dapat menyangkut:
- nilai variabel internal (parameter);
- komposisi elemen;
- struktur hubungan;
- karakteristik interaksi dengan lingkungan.
Aspek Statis Keadaan
Dalam keadaan yang tetap, sistem memiliki:
- Keutuhan — keterbedaan dari lingkungan sekitarnya;
- Hierarki — keteraturan tingkatan elemen;
- Modularitas — kemungkinan untuk mengisolasi subsistem;
- Keterasingan — otonomi relatif dalam fungsinya.
Keadaan statis mencerminkan bukan hanya struktur elemen, tetapi juga hubungan yang stabil di antara mereka yang membentuk keutuhan yang terorganisasi.
Perubahan Dinamis Keadaan
Perubahan keadaan dapat terjadi dalam berbagai bentuk:
- perubahan parameter dengan tetap mempertahankan struktur (fungsi);
- penggantian atau perubahan elemen tanpa restrukturisasi;
- penataan ulang hubungan dan struktur elemen.
Perubahan keadaan dapat bersifat internal (reorganisasi) atau dipicu oleh pengaruh eksternal dari lingkungan. Kecepatan perubahan dapat berlangsung cepat, lambat, atau sangat cepat tergantung pada sifat prosesnya.
Keadaan dan Lingkungan
Keadaan sistem ditentukan bukan hanya oleh karakteristik internal, tetapi juga oleh pengaruh lingkungan melalui Masukan dan keluaran serta Konteks sistem. Batas antara sistem dan lingkungan dapat bersifat dinamis dan berubah dalam proses fungsi.
Hubungan dengan Proses
Proses dalam sistem merupakan rangkaian perubahan keadaan. Setiap tindakan, setiap proses dapat dipandang sebagai transisi sistem dari satu keadaan ke keadaan lainnya (lihat Proses).
Model Keadaan
Formalisasi keadaan sistem biasanya mencakup:
- himpunan variabel keadaan;
- himpunan nilai yang diperbolehkan dari variabel-variabel tersebut;
- aturan transisi antara keadaan.
Pemodelan keadaan sangat erat kaitannya dengan deskripsi struktur dan dinamika fungsi sistem.
Literatur
- Sadovskiy V.N. Dasar-dasar Teori Sistem Umum. — M.: Nauka, 1974.
- Rapoport A. Berbagai pendekatan terhadap teori sistem umum // Penelitian Sistemik. Buku Tahunan 1969. — M.: Nauka, 1969. — S. 55–79.
- Volkova V.N., Denisov A.A. Teori sistem dan analisis sistem: buku teks untuk universitas. — M.: Penerbit Yurayt, 2025 (atau Teori Sistem. M.: Vysshaya shkola, 2006).
- Saati T., Kearns K. Perencanaan Analitik. Organisasi Sistem. — M.: Radio i svyaz', 1991.
- Blauberg I.V., Sadovskiy V.N., Yudin E.G. Penelitian sistemik dan teori sistem umum // Penelitian Sistemik. Buku Tahunan 1969. — M.: Nauka, 1969. — S. 7–28.
- Chernyak Yu.I. Analisis sistem dalam manajemen ekonomi // Analisis Sistem dalam Ekonomi. — M.: Ekonomika, 1975.
Catatan
- ↑ В каждый данный момент времени система находится в некотором состоянии...» — В. Н. Садовский, Основания общей теории систем. С. 84.
- ↑ Если система стабильна, то она будет стремиться к состоянию равновесия...» — А. Рапопорт, Системные исследования. Ежегодник 1969. С. 62
- ↑ «...последовательный набор состояний системы образует ее поведение.» — В. Н. Садовский, Основания общей теории систем. С. 84
Lihat Juga
- Sistem
- Struktur sistem
- Proses
- Lingkungan sistem