Keteraturan dipahami sebagai ketergantungan yang stabil antara objek, fenomena, atau proses yang dikaji. Suatu keteraturan disebut sistemik umum apabila ia melekat pada sistem-sistem dengan berbagai sifat dan berbagai tujuan.
Keteraturan berfungsi dan berkembangnya sistem (keteraturan sistem) adalah keteraturan sistemik umum yang menjadi ciri fitur fundamental dari pembangunan, berfungsi, dan berkembangnya sistem kompleks.
1. Keteraturan keutuhan dan aditivitas
- Keutuhan, atau emergensi
- Sistematisasi progresif
- Faktorisasi progresif
- Aditivitas
2. Keteraturan pembentukan tujuan
- Ketergantungan pemahaman dan perumusan tujuan pada tahap kognisi objek (proses) dan pada waktu.
- Ketergantungan tujuan pada faktor eksternal dan internal.
- Kemungkinan dan keharusan mereduksi tugas merumuskan tujuan yang digeneralisasi (keseluruhan, global) menjadi tugas menstrukturkannya.
- Keteraturan pembentukan struktur tujuan.
3. Keteraturan penataan hierarkis
- Hierarki
- Komunikativitas
4. Keteraturan keterlaksanaan sistem
- Ekuifinalitas
- Hukum keragaman yang diperlukan Ashby
- Prinsip keterlaksanaan potensial Fleishman
5. Keteraturan perkembangan sistem
- Pengorganisasian diri
- Historisitas